PISA yang merupakan studi internasional tentang prestasi literasi membaca, matematika, dan sains pada tahun 2018 yang lalu telah merilis skor Indonesia di bidang matematika dengan perolehan skor 379 dan dalam bidang IPA dengan perolehan skor 396. Dari hasil tersebut bisa dikatakan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih harus ditingkatkan dengan membiasakan diri mengerjakan soal soal yang sifatnya Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Berdasarkan fakta tersebut di atas maka sebuah lembaga yang bergerak di bidang pendidikan matematika dan IPA dan fokus pada pembelajaran Matematika Nalaria Realistic (MNR) yaitu KPM (Klinik Pendidikan MIPA ) menyelenggarakan sebuah lomba yang dinamakan literasi STEM. Literasi STEM adalah kemampuan untuk mampu membaca, menganalisis, memahami dan memecahkan masalah soal yang terintegrasi pada mata pelajaran Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika.
Lomba literasi STEM ini dilaksanakan pada tanggal 7 Februari 2021 secara online dan diikuti oleh 423 peserta dari tingkat SD hingga SMA dengan biaya pendaftaran seikhlasnya. Pada pelaksanaan kompetisi, para peserta mengerjakan 20 soal pilihan ganda selama 90 menit dengan materi Science Technology, Engineering dan Mathematics.

SMA Pesantren Unggul Al Bayan mengikuti lomba literasi STEM ini dengan diwakili oleh dua siswa yaitu : 1. Ramadhan Yahya W kelas XI dan 2. Muhammad Rifki Kelas X. Alhamdulillah pada lomba literasi STEM ini siswa SMA Pesantren Unggul Al Bayan berhasil mendapatkan Silver Award Tingkat SMA yaitu Ramadhan Yahya W dan berhasil meraih Bronze Award Tingkat SMA yaitu Muhammad Rifki. Pengumuman pemenang telah disiarkan langsung melalui Channel YouTube KPM Seikhlasnya pada hari Kamis, 11 Februari 2021, pukul 16.00-17.00 WIB di link https://www.youtube.com/watch?app=desktop&v=QWa_yX16S7M&t=10s
Belajar dengan sistem daring dan pembelajaran jarak jauh tidak mengurangi semangat para siswa SMA Al Bayan dalam belajar dan mengikuti berbagai lomba yang diadakan oleh berbagai lembaga pendidikan baik formal maupun non formal.





