Pemilu Raya Osis sebagai salah satu kegiatan P5 di SMA Pesantren Unggul Albayan

Dengan diberlakukannya kurikulum merdeka yang salah satu cirinya adalah pembelajaran materi esensial yang fleksibel dengan meperhatikan pengembangan karakter dan soft skill peserta didik agar tercapainya profil pelajar pancasila, maka penting bagi sekolah untuk melaksanakan kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam hal ini, SMA Pesantren Unggul Albayan mengambil tema P5, yakni “Suara Demokrasi” yang diejawantahkan ke dalam topik “Pemilu Raya OSIS di SMA Pesantren Unggul Albayan Sebagai Miniatur Proses Demokrasi di Indonesia ”.

Suara Demokrasi dipilih menjadi tema, karena demokrasi dianggap penting dan sudah menjadi bagian dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Meskipun menjadi sesuatu yang tidak luput dalam keseharian kita, namun di luar sana masih kita jumpai orang-orang yang tidak sepenuhnya memahami apa itu demokrasi. Tidak jarang kita lihat di berita-berita, banyak kasus yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab di Pemerintahan yang menciderai prinsip-prinsip demokrasi. Bahkan nilai indeks demokrasi Indonesia tergolong belum cukup baik, dengan skor hanya 6,71, berada pada peringkat ke-54 dari 167 negara (Berdasarkan The Economist Intelligence Unit).

Oleh karena itu, SMA Pesantren Unggul Albayan merasa penting untuk benar-benar memberikan pemahaman peserta didik tentang Demokrasi Pancasila yang sesungguhnya, tidak hanya pada tataran konsep atau teoritis saja, melainkan lebih jauh lagi menyentuh ranah praktis. Hal ini bisa dilakukan melalui Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam bentuk rangkaian Pemilu Raya OSIS di SMA Pesantren Unggul Albayan, dimulai dari kegiatan seminar tentang demokrasi & kepemimpinan yang telah dilaksanakan pada tanggal 8 November 2023, proses pembentukan KPU OSIS, pencalonan Ketua dan Wakil Ketua OSIS, penetapan nomor urut Paslon pada tanggal 17 November 2023, sosialisasi visi misi dan program kerja unggulan, debat adu gagasan pada tanggal 20 November 2023, masa tenang, proses pencoblosan di TPS, hingga penghitungan suara dan pengumuman Ketua-Wakil Ketua OSIS terpilih pada tanggal 23 November 2023.

Proyek berupa Pemilu Raya OSIS ini, diharapkan mampu menjadi miniatur proses pemilu di Indonesia, sehingga dapat mengajarkan peserta didik nilai-nilai dan prinsip demokrasi dalam tataran praktis. Setiap siswa kelas X dan XI diharapkan mampu berkontribusi sesuai dengan perannya masing-masing. Pembagian peran-peran akan disesuaikan dengan minat (keinginan) dan bakat (keahlian) dari masing-masing peserta didik. Peran-peran yang tersedia yaitu Lembaga Survei, KPU, Bawaslu, Pasangan Calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS, Promotor (seperti Parpol), Tim Sukses, KPPS, Jurnalis, dan Masyarakat Pemerhati.

Dalam kegiatan Pemilu Raya Osis ini telah dilakukan 3 kali survei. Diantaranya adalah survei elektabilitas individu, survei elektabilitas paslon sebelum debat, dan survei elektabilitas paslon setelah debat. Dari hasil survei elektabilitas individu diproleh 6 besar bakal calon ketua atau wakil ketua yakni ananda Rafi Luqman Hanif dengan perolehan suara 35,2%, ananda Ahmad Fairus Baraya 15,2%, ananda Senopati Tangguh 10,2%, ananda Bintang Khalisky 9,1%, ananda Abdullah Fathan Syauqi 9,1%, dan ananda Khuluqin Adzim 5,7%. Setelah melalui proses pendaftaran dan wawancara bakal calon ketua dan wakil ketua OSIS, ditetapkanlah 2 pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS. Pasangan calon nomor 1 yakni ananda Rafi Luqman Hanif sebagai calon ketua OSIS, dan ananda Fairus Baraya sebagai calon wakil ketua OSIS. Serta pasangan nomor 2 yakni ananda Abdullah Fathan Syauqi sebagai calon ketua OSIS, dan ananda Khuluqin Adzim sebagai calon wakil ketua OSIS. Dari hasil survei sebelum debat terhadap 2 pasangan calon yang telah ditetapkan, diperoleh hasil pasangan calon nomor 1 dengan suara 46,25% dan pasangan calon nomor 2 dengan suara 33,75%, serta 20% suara belum menentukan pilihannya. Hal yang menarik terjadi pada hasil survei setelah debat antar 2 paslon (pasangan calon) ketua dan wakil ketua OSIS. Paslon nomor 1 mengalami penurunan hasil survei yakni menjadi sebanyak 33,3%, dan paslon nomor 2 mengalami peningkatan hasil survei menjadi sebanyak 46,7%, seta 20% suara masih belum menentukan pilihannya.

Setelah dilakukan pemilihan secara langsung dan perhitungan suara secara resmi pada tanggal 23 November 2023, diperoleh hasil yang sangat tipis perbedaannya antara paslon nomor 1 dan paslon nomor 2. Paslon nomor 1 memperoleh hasil suara sebanyak 177, dan paslon nomor 2 memperoleh hasil suara sebanyak 174, serta 12 suara dinyatakan tidak sah. Dari hasil perhitungan suara, maka ditetapkanlah ananda Rafi Luqman Hanif sebagai ketua OSIS, dan ananda Fairus Baraya sebagai wakil ketua OSIS ketua OSIS terpilih SMA Pesantren Unggul Albayan.

Selamat kepada ananda Rafi Luqman Hanif dan ananda Fairus Baraya sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS terpilih SMA Pesantren Unggul Albayan, semoga dapat mengemban amanah dengan baik, dan dapat menjadi pemimpin yang bijaksana serta dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.