Guru Al Bayan Berhasil Menyabet Medali Perunggu di Ajang Olimpiade Guru Matematika

Peran guru dalam proses pembelajaran di sekolah memiliki peran penting. Sebagai seorang yang memiliki tugas mengajar, mendidik dan mentasfer pengetahuan yang dimilikinya kepada anak didik maka sudah seharusnya guru mengasah kapasitas pengetahuan yang dimilikinya dalam sebuah kompetisi. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan skill dan kemampuannya dalam mengajar.

Dalam rangka mewujudkan tujuan di atas, salah satu guru matematika SMA Al Bayan yaitu Andhiki Supono., S.T. mengikuti ajang OGM. OGM adalah singkatan dari Olimpiade Guru Matematika, sebuah kompetisi tingkat nasional yang diikuti oleh guru-guru mata pelajaran matematika dari seluruh Indonesia. Kegiatan Olimpiade Guru Matematika ini selain tempat ajang lomba juga merupakan tempat berbagi pengalaman dan inspirasi dalam bidang pengajaran matematika diantara sesama guru matematika.

Tahun 2025 ini merupakan tahun ke-10 OGM dilaksanakan. Penyelenggaranya ialah Klinik Pendidikan MIPA (KPM), sebuah lembaga yang sudah 25 tahun fokus di bidang olimpiade matematika dan IPA, serta sudah sering menjadi mitra pemerintah dalam mempersiapkan tim olimpiade matematika indonesia di ajang internasional.

OGM ke-10 tahun ini diikuti oleh ribuan guru dari berbagai kota/kabupaten se-Indonesia. Lombanya sendiri terdiri dari 2 tahap yaitu babak penyisihan dan final. Babak penyisihan dilaksanakan secara offline pada hari Minggu, 23 Feb 2025 di berbagai cabang KPM di seluruh Indonesia dan sekolah mitra serta lokasi lain yang sudah ditunjuk. Total jumlah peserta adalah 984 peserta dan dari jumlah tersebut sebanyak 329 peserta berhasil masuk ke babak final.

Babak final diselenggarakan pada hari Senin, 28 Maret 2025 di Universitas Terbuka Convention Center, Tangerang, menghasilkan puluhan juara yg meraih medali perunggu, perak dan emas untuk seluruh jenjang guru SD, SMP dan SMA. Alhamdulillah Guru SMA Al Bayan termasuk salah satu yang mendapatkan medali perunggu tersebut.