SMA Al Bayan kembali menggelar acara rutin tahunan yaitu Dauroh Alumni. Dauroh Alumni tahun 2026 diikuti oleh angkatan 25 Vildreswana. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dari hari Rabu tanggal 20 Mei hingga hari Kamis tanggal 21 mei 2026 di Hotel Augusta Cikukulu Cicantayan Kabupaten Sukabumi.
Dauroh Alumni memiliki maksud dan tujuan untuk membekali para siswa kelas XII dengan nilai-nilai islam agar mampu “Merawat Nilai Kealbayanan di Tengah Arus Zaman”. Dauroh Alumni membekali peserta dengan penguatan nilai-nilai islam agar tetap kokoh berilmu, berakhlak dan adaptif menghadapi kehidupan pasca kelulusan khususnya di dunia kampus.

Dauroh Alumni pada hari pertama dibuka langsung oleh Kepala Sekolah Bapak Deden Ramdani,M.Pd. Ada beberapa materi disampaikan pada hari pertama yaitu Peta Jalan Kehidupan Seorang Penuntut Ilmu oleh Bapak Deden Ramdani,M.Pd , kemudian dilanjutkan dengan materi kedua dari Tim TPMPS SMA Al Bayan Bapak Zulkarnain Kamsah,S.Si,M.Pd yang menyajikan materi tentang Menjaga Hati dan Ubudiyah di Tengah Kehidupan Modern.
Selain guru ada juga pemateri dari unsur alumni. Alumni SMA Al Bayan yang hadir mengisi sesi yaitu Ananda Abdul Hafiz dan Muhammad Muslih Nugraha. Kedua alumni tersebut menyampaikan pesan dalam sesi paralel tentang Bertahan dan Bertumbuh Menjadi Mahasiswa Muslim Sebagai Alumni Al Bayan yang aktif dan berprestasi.


Ananda Abdul Hafiz adalah mahasiswa STEI ITB alumni Albayan angkatan 20 dan baru wisuda bulan Desember 2025. Sedangkan Muhammad Mugi Nugraha adalah mahasiswa Hubungan Masyarakat UI.
Pada hari kedua ada Direktur BPP YBUSS Bapak DR. H.Heriyanto,M.Pd menghadirkan sesi materi keempat yaitu tentang Merawat Nilai Kealbayanan dalam Perjalanan Menjadi Mahasiswa.


Selain materi-materi yang sangat bermanfaat tersebut, dalam Dauroh Alumni juga menghadirkan berbagai kegiatan lainnya. Kegiatan tersebut diantaranya adalah Outbond, Malam keakraban, olahraga senam bersama dan pelaksanaan salat serta Qiyamul lail berjamaah.

Semoga dengan kegiatan Dauroh Alumni , seluruh siswa kelas XII angkatan 25 yang akan segera meninggalkan sekolah dapat memiliki pondasi iman yang kuat untuk menghadapi dunia kampus yang sangat berbeda dengan situasi dan kondisi di sekolah.






Leave a Reply