Guru Al Bayan menjuarai Lomba Video Sains Nyentrik

Pembelajaran Sains merupakan salah satu proses pembelajaran yang dapat menumbuhkan daya imajinasi dan berpikir kritis siswa. Tidak hanya memahami teori, dalam pembelajaran sains pun siswa dilatih untuk melakukan eksperimen serta menganalisis hasil percobaan dan menyimpulkannya. Agar terlaksananya pembelajaran sains yang menarik, maka tenaga pendidik pun dituntut untuk banyak berinovasi dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Dalam memfasilitasi hal tersebut, P4TK IPA Kemendikbud pada tanggal  24 Agustus 2021 mengadakan lomba video nyentrik. Lomba ini merupakan lomba dengan cakupan Nasional yang pesertanya terdiri dari guru-guru SMA di  seluruh Indonesia. Peserta diharuskan membuat video yang bertemakan fenomena sains, kejadian alam, atau praktik penggunan alat dari lingkungan sekitar. Durasi video minimal 2 menit dan maksmial 5 menit . Penilaian video berdasarkan keselarasan dengan tema, unsur kebaruan, kreativitas penyampaian pesan , tingkat kebermanfatan dan  kemudahan untuk diadaptasi orang lain .

Kepala labratorium Al Bayan, Sigit Subagja S.Si dengan videonya yang berjudul “Mikroskop Sederhana” telah membawa nama harum Al Bayan dengan meraih juara 2 pada ajang lomba ini. ”Sesuai dengan judul  videonya, pada video tersebut saya membuat mikroskop sederhana dengan memanfaatkan alat dan bahan yang mudah didapatkan.  Mikroskop tersebut dapat dibuat dengan memanfaatkan kamera handphone yang diberi tambahan lensa cembung yang berasal dari laser mainan. Kemudian tempat / meja objek saya buat dari kardus yang diberi lubang serta senter mainan sebagai sumber cahaya . Saya juga membuat replika kaca objek dengan plastik mika bening dan solatip bening sebagai pengganti cover glass . Mikroskop buatan tersebut cukup baik untuk beberapa pengamatan seperti pengamatan epidermis daun, morfologi serangga, morfologi lumut dll . Saya harap mikroskop sederhana tersebut dapat menjadi salah satu solusi dalam menangani permasalahan  keterbatasan alat ketika praktikum dirumah selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ) . Video lengkapnya dapat diakses di laman Youtube Laboratorium IPA SMA Al Bayan Sukabumi.” Ujar pak Sigit kepada Tim Media.

Semoga dengan keberhasilan pak Sigit ini, dapat memotivasi seluruh tenaga pendidik di Indonesia untuk terus berinovasi dan kreatif dalam mengembangkan model serta metode pembelajaran sains agar lebih menarik.