Setelah absen pada perhelatan AECS 2018 tahun lalu, tahun ini SMA Al Bayan kembali mengikuti Annual English Competition and Seminar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Bahasa Inggris UPI, HIMA ESA. Lomba yang diselenggarakan pada tanggal 21 s.d. 23 September 2019 tersebut diikuti juga oleh puluhan sekolah lain di Indonesia.

Dari beragam lomba yang diikuti, SMA Al Bayan mengirimkan beberapa perwakilannya di semifinal dan final, serta menjadi salah satu best speaker di cabang lomba debate.

Pada speech competition, SMA Al Bayan diwakili oleh Amirul Karimuddin hingga ke semifinal atau 10 besar nasional. Sayangnya, pada saat pengumuman finalis 5 besar, nama Amirul Karimuddin tidak dipanggil oleh pembawa acara.

Selain itu, dua tim yang berlomba di cabang Battle of Brains, berhasil menembus semifinal. Tim kelas XI yang diwakili Raditya Naufal, Daffa Andika, dan Ghassan Ahmad, serta tim kelas XII yang diwakili oleh M. Abdurrahman, M. Evans, dan Fauzi M. Ariq berhasil menghidupkan asa untuk mempersembahkan All AlBayan final di cabang Battle of Brains. Sayang, kedua tim gugur di semifinal dengan selisih kurang dari 20 poin.

Lomba Scrabble yang menghabiskan waktu hingga dua hari pun menorehkan prestasi yang cukup baik. Sultan Fahrezy berhasil melaju hingga ke table no.4, sedangkan M. Amrullah yang baru kelas X berhasil menempati table 15 pada akhir perlombaan.

Di cabang lomba debate, meski Dhafin, Shiddiq (kelas XI) dan Sultan (kelas X) gugur di babak penyisihan, dengan hasil kali menang dari tiga pertandingan, namun salah satu dari tim debate Al Bayan berhasil meraih prestasi tersendiri. Sultan Malikus Shaleh berhasil masuk ke 10 besar best speaker dari 28 tim yang beranggotakan masing-masing tiga orang.

Prestasi terbaik SMA Al Bayan tahun ini diwakili oleh M. Fariz Arrasyid atau yang dikenal sebagai Are oleh teman-temannya. Are yang bersama Brilliant mengikuti lomba storytelling, berhasil melaju hingga babak final atau lima besar. Di final, Are dengan totalitasnya membawakan cerita yang dikarangnya sendiri, dengan surprise attack dari panitia berhasil membawakan cerita dengan sangat menarik.

Meski belum ada piala yang dibawa pulang, semoga hasil ini menumbuhkan semangat berkompetisi dan berprestasi pada diri para siswa SMA Al Bayan.