Himpunan Mujahid Muda Islam SMA Al Bayan (HIMMIA) yang diwakili oleh 9 siswa dan 9 siswi Al Bayan Putri Selabintana mengikuti kegiatan Perkemahan Rohis Siswa SMA/SMK Tingkat Nasional Tahun 2018 di Belitung sejak Senin 5 November hingga Sabtu 10 November. 18 siswa Al Bayan ini bergabung dengan siswa SMA/SMK terbaik lainnya dalam kontingen Jawa Barat hingga berjumlah 128 orang, dan di Bumi Perkemahan bergabung dengan seluruh peserta dari 34 provinsi hingga seluruhnya berjumlah 1088 peserta.

 

Kemah Rohis Nasional merupakan program 2 tahunan dari Direktorat PAI Kemenag RI. Kemah Rohis Nasional ke-3 ini mengusung tema “Membentuk Generasi Islam Milenial yang Literat dan Moderat” dan memiliki tujuan “Mengembangkan wawasan dan pengetahuan tentang Islam Rahmatan lil ’Alamin, mengembangkan langkah-langkah strategis mencegah masuknya faham liberal dan radikal, mengembangkan pengelolaan oraganisasi Rohis, menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan rasa peduli terhadap realitas yang berkembang di masyarakat, dan menginisiasi rencana aksi pembinaan Rohis di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota dan satuan pendidikan. Perkemahan secara resmi dibuka oleh Dirjen Pendidikan Islam Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A. dan diarahkan oleh Mentri Agama Republik Indonesia Drs. H. Lukman Hakim Saefudin, M.A. Pembukaan kegiatan kemah ini semakin berkesan ketika disemarakan dengan penampilan lagu-lagu dan tarian-tarian tradisional dan kontemporer yang dikemas dalam bentuk drama klosal yang ditampilkan oleh ratusan pemain yang terdiri dari unsur artis nasional, seniman dari beberapa sanggar seni, dan perwakilan dari peserta kemah Rohis itu sendiri.

 

Pada perkemahan besar ini, didampingi oleh fasilitator dan pendamping, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang relevan dan dibutuhkan oleh kalangan pelajar muslim berupa  penambahan wawasan-pengetahuan, penguatan-pengembangan keterampilan, dan penanaman milai-nilai serta pembiasaan sikap. Kegiatan yang dimaksud meliputi: (1) penyampaian materi wajib tentang wawasan kebangsaan, pengelolaan keorganisasian Rohis, dan wawasan tentang Islam Rahmatan Lil’alamin, (2) pemberian materi pilihan (Public Speaking, Leadreship, Manajemen Masjid, Jurnalisktik, Penulisan Karya Ilmiah, Kreativitas Islami melalui Media Sosial dan Kesenian), (3) diskusi tentang problem solving Fardlu Kifayah, dan Peran Rohis pada Program Tuntas Baca Tulis Qur’an (TBTQ) di Sekolah, (4) praktik manasik Haji, (5) penampilan kreasi seni Islami, (6) kegiatan do’a bersama dan Tabligh Akbar, (7) kegiatan peduli sosial, dan (8) kegiatan di alam terbuka dengan lokasi yang tidak jauh dari bumi perkemahan. Setiap hari para peserta melaksanakan olahraga dan senam yang dilajutkan dengan apel pagi, kebersihan sekitar tenda, dan melaksanakan tertib ubudiyah mulai dari shalat fardlu 5 waktu berjamaah, shalat sunnah rawatib, shalat Tahajjud, dan shalat Dhuha. Setiap ba’da Shalat Subuh, Ashar, dan Maghrib, kepada para siswa disajikan ceramah kultum baik dari fasilitator atau dari perwakilan peserta. Kegiatan perkemahan pun ditutup secara resmi oleh Dirjen Pendis yang diwakilkan oleh Direktur PAI Dr. Rahmat Mulyana, M.Ag. Kegiatan penutupan ini dipadukan dengan acara peringatan hari pahlawan Nasional yang juga dimeriahkan dengan penampilan kreasi seni berupa drama, musik, dan tarian adat daerah yang dikemas secara kreatif dan Islami dengan pakaian yang menutup aurat.

 

Sepulang dari kegiatan Kemah Rohis Nasional ini 18 siswa Al Bayan menyadari tugas yang mereka emban, yaitu melaksanakan aksi nyata di tingkat sekolah, di tingkat kabupaten, dan di tingkat provinsi. Untuk tingkat sekolah, insya Allah di SMA Al Bayan telah ada organisasi remaja masjid bernama Himmia yang selalu siap melaksanakan berbagai program keagamaan dan kemasjidan. Untuk tingkat kabupaten, rencana aksi dikoordinir oleh pihak MGMP PAI dan Seksi PAIS Kemenag Kab. Sukabumi. Sedangkan untuk Provinsi Jawa Barat, rencana aksi digodog dan dalam waktu dekat akan segera digulirkan dengan pendampingan dari MGMP PAI, Kasi PAIS Kemenag, dan AGPAII. Sekembalinya dari kegiatan Kemah Rohis Nasional di Belitung 18 siswa Al Bayan beserta Himmia siap beraksi melaksanakan program-program yang telah diamanatkan. Himmia, kami tunggu program-program dan rencana aksimu, terus semangat, Allahu Akbar.

 

Irwan Syafruddin, S.Ag., M.Pd.