Pada tanggal 5-10 November 2018, sebanyak 30 siswa SMA Al Bayan didampingi tiga orang guru melakukan lawatan ke Jepang. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman kepada siswa untuk bergaul dalam komunitas global dengan cara melihat langsung berbagai nilai, keseharian dan karakter positif Masyarakat Global.

Jepang adalah negara yang memanfaatkan teknologi canggih namun tetap mempertahankan nilai asli mereka. Mereka sangat santun dan sangat menghormati tamu, terutama pelayanan pada pembeli.

Siswa dapat melihat langsung bagaimana masyarakat jepang disiplin waktu, cepat, menepati janji, bersungguh sungguh, produktif walaupun sudah renta.

Sebagai seorang santri, tentu berada di komunitas yang moyoritas non muslim merupakan tantangan tersendiri bagi siswa al bayan. Mereka tetap harus menjaga sholat yang lima waktu, memilih makanan yang halal dan tetap menjaga adab-adab islami.

Di jepang, siswa dapat melihat kemahakuasaan Allah melalui ciptaan-Nya. Gunung Fuji yang kokoh dengan salju sepanjang tahun, aneka tanaman yang indah di Ooshi Park di awal musim gugur, pemandangan di danau Kawaguchi yang sulit di jumpai di tanah air.

Tinggal di negara ini, membuat kita makin cinta pada indonesia, kita masih mendengar suara adzan, harga makanan dan barang yang murah, mudahnya memperolehi makanan halal, angkutan umum yg murah dan cuaca yang bersahabat.

Teknologi Informasi yang sudah diterapkan di semua tempat, teknik sipil dan teknik bangunan pencakar langit yang super modern menjadi bukti profesionalitas mereka merupakan kenyataan.yg sangat menarik.

Siswa Al bayan berkesempatan mendapatkan kuliah pendek di Wako University Tokyo. Pencerahan dari Prof. Bambang Rudyanto, M.Sc., P.hd, sangat berarti bagi siswa Al Bayan. Beliau menyelesaikan S1, S2, S3 di tiga universitas ternama di Jepang. Saat ini beliau adalah guru besar di Wako University di fakultas Economics and Business. Dengan pengalamannya tersebut beliau selalu dipercaya untuk menjadi penerjemah resmi indonesia dengan pihak jepang hingga pemerintahan Presiden Joko Widodo.

 

Semoga kegiatan ini menambah motivasi siswa untuk meraih prestasi yg lebih baik dan membentuk pribadi muslim yang tangguh.

 

Zulkarnain

Tokyo, 10 november 2018