Lingkungan pesantren Al-Bayan yang terletak di Kampung Cikiwul Tonggoh RT 01 RW 01 Desa Sekarwangi Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi itu menjadi ramai dengan kegiatan pemotongan dan pembagian hewan kurban.

Di tempat kegiatan ibadah kurban tampak hadir Wakil Kepala SMA Al-Bayan,  Zulkarnain Kamsah, S.Si.. M.Pd. beserta dengan para guru dan santri serta wali murid. Warga yang tinggal di sekitar pesantren Al-Bayan juga turut serta membantu pemotongan dan pembagian daging sapi dan kambing.

"Hewan kurban yang kami potong ini berasal dari para orang tua dan wali para siswa di sekolah kami," ujar Zulkarnain.

Daging hewan dari ibadah kurban para orang tua dari siswa Al-Bayan, ujar dia, akan dibagikan di wilayah Cibadak dan sekitarnya. Zulkarnain mengharapkan kegiatan pemotongan hewan kurban di SMA Al-Bayan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi umat muslim yang ada di wilayah Cibadak.

"Pada kegiatan ini hampir seluruh siswa sekolah kami yang jumlahnya 320 orang hadir di sini," kata Zulkarnain.

Pemotongan hewan di SMA Al-Bayan itu diawasi langsung oleh dokter hewan dari IPB, drh. Andi Tiara (28). Pada kesempatan itu Tiara menyatakan, semua hewan kurban yang dipotong di SMA Al-Bayan dalam keadaan sehat dilihat dari fisik hewan-hewan tersebut.

"Namun setelah penyembelihan, berdasarkan pemeriksaan, kami menemukan beberapa ekor cacing pada hati beberapa hewan tersebut," ujar Tiara.

Cacing hati pada hewan tersebut tidak membahayakan untuk dikonsumsi, kata dia, asalkan dagingnya dimasak dengan matang. Kemungkinan besar cacing tersebut berasal dari pola makan hewan tersebut, jelasnya.

Kepala SMA Al-Bayan, Drs. H. Heriyanto, M.Pd. tidak tampak di tempat pemotongan hewan kurban karena dia sedang berada di Eropa sebagai wakil Indonesia dalam festival budaya internasional. (*)

Sumber : http://www.pelitajawabarat.com/2018/08/pesantren-al-bayan-memotong-7-sapi-dan.html?m=1