Palagan Bojongkokosan merupakan situs bersejarah di Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang menjadi saksi bisu pertempuran dahsyat antara pejuang Indonesia dalam mencegah bercokolnya kembali kekuasaan penjajah. Pertempuran itu terjadi pada tahun 1945 yang bertujuan untuk menghalau barikade pasukan Inggris yang ingin memasuki Bandung untuk mensuplai senjara. Saat ini Palagan Bojongkokosan menjadi salah satu situs pembelajaran sejarah langsung yang masih bisa disaksikan hingga sekarang.

Oleh sebab itu pada hari Sabtu, 5 Agustus 2017 kelompok ekstrakurikuler History Club SMA Pesantren Unggul Al Bayan menyelanggarakan Historical Trip ke Palagan Bojongkokosan yang diikuti 12 siswa. Selama di lokasi siswa sangat antusias dalam mengamati benda – benda koleksi museum dan banyak bertanya baik tentang benda itu atau tentang peristiwa. Siswa juga dengan khusyuk mengamati serta mengenang nama – nama pahlawan yang gugur dalam pertampuran berdarah itu. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat kearifan lokal Sukabumi yang ternyata mempunyai pengaruh penting dalam menegakkan kemerdekaan Indonesia. Selain itu juga sebagai pembelajaran sejarah langsung dengan mengunjungi situs sejarah agar siswa dapat lebih memahami peristiwa sejarah.

Siswa peserta sangat antusias selama berada di situs. Siswa diajak mengunjungi museum yang berisi tentang persenjataan yang masih tersisa, video dokumenter, serta diorama – diorama yang menceritakan pertempuran. Selain itu siswa juga diajak untuk mengamati monumen perjuangan serta sebuah tank yang tersisa dari pertempuran yang sekarang masih dipajang di kompleks palagan. Dan pada akhirnya siswa kembali ke Albayan dengan membawa oleh – oleh berupa pengetahuan dan pemahaman tentang salah satu peristiwa sejarah lokal yang bisa ditularkan kepada teman- temannya yang lain.