Setelah tiga tahun berturut-turut meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat, Fawwaz Mishbah Syibulhuda siswa kelas XI SMA Pesantren Unggul Al Bayan terpilih sebagai Juara I Duta Sanitasi teraktif tingkat Provinsi Jawa Barat. Tindak lanjutnya, Fawwaz mendapat amanah untuk mewakili Provinsi Jawa Barat pada  kegiatan Duta Sanitasi di tingkat nasional.

Kegiatan yang dikemas dengan nama “Penyegaran Duta Sanitasi”  diselenggarakan oleh Kementerian PUPR berlangsung selama 6 hari (28 Oktober – 2 November 2015) di Hotel Aston Bogor. Peserta kegiatan adalah para Duta Sanitasi yang tetap melanjutkan misi kampanyenya walaupun pemilihan Duta Sanitasi selesai. Oleh karena itu, peserta yang terpilih merupakan wakil para Dusan teraktif dari 33 provinsi bukan dari  satu jenjang pendidikan. Peserta terdiri atas  siswa SMP, SMA,  dan mahasiswa.
 
Berbeda dengan lomba-lomba lainnya, kegiatan ini sangat padat dengan berbagai materi dan aktivitas yang cukup menguras fisik maupun ide-ide kreatif.  Sebelum masa kompetisi berlangsung, peserta mendapat pembekalan dari para narasumber yang  motivatif dan inspiratif (Para pakar dari Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, BAPPENAS, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Lula Kamal, Safiq Pontoh, Nara Kreatif, Sammy Notaslimboy, Indra Helambang, Tasya, Dik Doank). Seluruh peserta pun beraksi sebagai Duta Sanitasi ke 15 SMP di Kota Bogor, Sanitasi Masyarakat di Sindangsari Bogor, TPS Kertamaya Bogor, lalu Aksi Simpatik kampanye pada event car free day dari Senayan ke Bundaran HI. Selain itu, para peserta berwisata ke Museum Kepresidenan RI dan ke Taman Mini Indonesia Indah.

Salah satu karya kreatif  Fawwaz adalah kampanye peduli lingkungan melalui lagu. Fawwaz mendapat kepercayaan menyanyikan lagu Aksi Duta Sanitasi ciptaannya pada saat pembukaan di hadapan para pejabat Kementerian PUPR  serta peserta dan pendamping  dari 33 provinsi.  Apresiasi dari berbagai pihak menjadi lahan tambahan syukur terhadap album mini Fawwaz bertajuk syiar dan syair untuk mencintai lingkungan. Kesempatan berharga Fawwaz nikmati dengan penyerahan album mini kepada Para Artis yang bermisi sama mencipta lagu-lagu peduli lingkungan serta beberapa pejabat di lingkungan Kementerian PUPR.  Lahan tambahan syukur ketika komentar spontan Nugie yang mengusulkan agar pihak Dirjen mempublikasikan lagu-lagu Duta Sanitasi ke seluruh Indonesia.

Dengan kerjasama yang begitu menguras kreativitas , Fawwaz dan kawan-kawan harus mampu mempresentasikan kampanye peduli sanitasi  dengan persiapan hanya 3 jam. Tantangan yang cukup besar ketika harus mampu menjadi pemberi solusi di saat berkumpul dalam satu kelompok “orang-orang terpilih”.  Semua memiliki ide kreatif. Perbedaan karakter, suku bangsa, dan agama, akhirnya harus bisa mencapai mufakat bentuk presentasi yang harus memukau 5 juri tingkat nasional serta sesuai dengan tujuan. Atas dukungan dan doa dari semua pihak, alhamdulillah Fawwaz dapat meraih Juara Ke-2 Duta Sanitasi terkreatif dan terinovatif tingkat nasional.   

Prestasi  Fawwaz sebagai Duta Sanitasi di tingkat nasional, mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pada tanggal 3 Desember 2015 Ketua OSIS di SMA Al Bayan ini  mendapat undangan untuk menerima penghargaan Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate. Berbagai aksi Fawwaz sebagai Duta Sanitasi (2013-2015) dipublikasikan kepada berbagai pihak melalui buku “Sejarah, Keberhasilan, dan Harapan Penyelenggaraan Duta Sanitasi di Jawa Barat”  yang terbitkan oleh Dinas Permukiman dan Perumahan Provinsi Jawa Barat.

Ketika tujuan utama menebarkan syiar untuk menggapai rido Yang Maha Rahman, bukan pujian atau penghargaan, ternyata Allah memberikan “lebih” daripada apa yang diminta. Semoga apa yang telah diraih Fawwaz  senantiasa  menuai keberkahan  dan menjadi motivasi untuk tetap istiqomah  menebar syiar.