Siswa kelas XII menyelesaikan Uji Coba (Try Out) UN 2014. Uji coba yang dilaksanakan serentak sepropinsi Jawa Barat ini dilaksanakan sejak Senin 17 s.d. 19 Februari 2014. Ujicoba ini dilaksanakan seperti POS UN 2014, hanya saja pengawas diserahkan kepada masing-masing sekolah bukan pengawas silang dari sekolah lain. Jumlah siswa peruang ujian maksimal 20 siswa, dilengkapi dengan kartu peserta ujian yang dibuat persis seperti kartu peserta UN.

Seluruh soal dibuat oleh Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Barat. Paket Soal dibuat mirip dengan paket soal UN. Untuk menjaga terjadinya kecurangan dalam pengerjaan soal, soal dilengkapi dengan kode soal rahasia dalam bentuk barkode. LJK disatukan dengan lembar soal agar tidak terjadi kesalahan perbedaan kode LJK dan kode soal.

LJK kemudian dikumpulkan dan diperiksa dengan scanner oleh panitia ujicoba UN di propinsi Jawa Barat. Hasil ini akan segera dikirimkan kembali ke sekolah untuk dijadikan acuan perbaikan pembelajaran. Laporan ujicoba UN bukan hanya nilai hasil ujicoba tetapi disertai pula dengan analisis butir soal dan analisis ketercapaian setiap kompetensi yang diujikan untuk setiap mata pelajaran. Cara ini dilakukan agar hasil UN di propinsi Jawa Barat lebih baik lagi.

SMA Pesantren Unggul Al Bayan mulai Senin, 24  Februari 2014 akan memulai menerapkan strategi pembelajaran teman sebaya. Siswa dengan prestasi kurang baik akan dipasangkan dengan siswa berprestasi baik. Kedua siswa tersebut akan duduk dalam satu bangku atau berdekatan. Siswa yang berprestasi baik ikut bertanggungjawab meningkatkan prestasi teman sebangkunya. Diharapkan dengan cara ini siswa yang kurang mendapat perhatian bukan hanya dari guru tetapi juga temannya. Dan berdasarkan pengalaman, cara ini mampu meningkatkan prestasi belajar siswa.