Dua Siswa Al Bayan Menjadi Runner-Up Storytelling dan Speech Contest Tingkat Nasional

Akhir Oktober 2020, di tengah keberlangsungan Albacadabra, delapan siswa SMA Al Bayan mengikuti Anual English Competition and Seminars yang diselenggarakan oleh HIMA ESA Bahasa Inggris UPI. Mereka mengikuti lomba storytelling, speech, poetry reading dan newscasting secara daring.

Dari delapan orang di empat cabang lomba, tiga orang siswa lolos ke babak final AECS, Raya Aldrin mewakili di poetry reading contest, Mohammad Fariz Arrasyid di lomba storytelling contest, dan Sultan Malikus Shaleh yang mengikuti babak final speech contest.

Di tengah pandemi dunia, babak final yang biasanya dilakukan secara langsung harus dilaksanakan melalui aplikasi zoom. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat dan kreatifitas para santri untuk berprestasi. Terbukti, M. Fariz Arrasyid yang duduk di kelas XII mampu meraih gelar runner-up alias juara kedua di bidang storytelling dengan membawakan cerita yang bertema technology in the future. Sedangkan pencapaian Raya ke babak final poetry reading AECS juga merupakan yang pertama kali untuk lomba poetry reading.Di babak final, Raya membuat sebuah puisi yang menceritakan tentang bagaimana world wide web merampas privacy manusia di jaman sekarang.

Sultan Malikus Shaleh yang menyampaikan speech mengenai the effect of advancement of technology on education mendapatkan gelar yang sama dengan Fariz. Hal ini menjadi pencapaian terbaik SMA Al Bayan di lomba berskala nasional yang diselenggarakan HIMA ESA UPI tersebut.

Semoga prestasi di tengah musibah ini menjadi lecutan semangat para santri untuk meneruskan budaya berprestasi di SMA Al Bayan.